Minggu, 20 Mei 2012

IMPLEMENTASI PADA KOMPUTASI MODERN

0 komentar

Dalam implementasinya, komputasi modern dibagi menjadi tiga macam, yaitu komputasi mobile (bergerak), komputasi grid, dan komputasi cloud (awan). Penjelasan lebih lanjut dari jenis-jenis komputasi modern sebagai berikut :

1. Mobile computing
Mobile computing atau komputasi bergerak memiliki beberapa penjelasan, salah satunya komputasi bergerak merupakan kemajuan teknologi komputer sehingga dapat berkomunikasi menggunakan jaringan tanpa menggunakan kabel dan mudah dibawa atau berpindah tempat, tetapi berbeda dengan komputasi nirkabel. Contoh dari perangkat komputasi bergerak seperti GPS, juga tipe dari komputasi bergerak seperti smart phone, dan lain sebagainya.

2. Grid computing
Komputasi grid menggunakan komputer yang terpisah oleh geografis, didistibusikan dan terhubung oleh jaringan untuk menyelasaikan masalah komputasi skala besar. Ada beberapa daftar yang dapat dugunakan untuk mengenali sistem komputasi grid, adalah :
• Sistem untuk koordinat sumber daya komputasi tidak dibawah kendali pusat.
• Sistem menggunakan standard dan protocol yang terbuka.
• Sistem mencoba mencapai kualitas pelayanan yang canggih, yang lebih baik diatas kualitas komponen individu pelayanan komputasi grid.

3. Cloud computing
Komputasi cloud merupakan gaya komputasi yang terukur dinamis dan sumber daya virtual yang sering menyediakan layanan melalui internet. Komputasi cloud menggambarkan pelengkap baru, konsumsi dan layanan IT berbasis model dalam internet, dan biasanya melibatkan ketentuan dari keterukuran dinamis dan sumber daya virtual yang sering menyediakan layanan melalui internet.

Adapun perbedaan antara komputasi mobile, komputasi grid dan komputasi cloud, dapat dilihat penjelasannya dibawah ini :
• Komputasi mobile menggunakan teknologi komputer yang bekerja seperti handphone, sedangkan komputasi grid dan cloud menggunakan komputer.
• Biaya untuk tenaga komputasi mobile lebih mahal dibandingkan dengan komputasi grid dan cloud.
• Komputasi mobile tidak membutuhkan tempat dan mudah dibawa kemana-mana, sedangkan grid dan cloud membutuhkan tempat yang khusus.
• Untuk komputasi mobile proses tergantung si pengguna, komputasi grid proses tergantung pengguna mendapatkan server atau tidak, dan komputasi cloud prosesnya membutuhkan jaringan internet sebagai penghubungnya.

Sumber:

KOMPUTASI MODERN

0 komentar

Komputasi dapat diartikan sebagai cara untuk menemukan pemecahan permasalahan dari data input dengan suatu algoritma. Komputasi merupakan subbagian dari matematika.
Secara umum iIlmu komputasi adalah bidang ilmu yang mempunyai perhatian pada penyusunan model matematika dan teknik penyelesaian numerik serta penggunaan komputer untuk menganalisis dan memecahkan masalah-masalah ilmu (sains). Dalam penggunaan praktis, biasanya berupa penerapan simulasi komputer atau berbagai bentuk komputasi lainnya untuk menyelesaikan masalah-masalah dalam berbagai bidang keilmuan, tetapi dalam perkembangannya digunakan juga untuk menemukan prinsip-prinsip baru yang mendasar dalam ilmu.

Dalam ilmu alam, pendekatan ilmu komputasi dapat memberikan berbagai pemahaman baru, melalui penerapan model-model matematika dalam program komputer berdasarkan landasan teori yang telah berkembang, untuk menyelesaikan masalah-masalah nyata dalam ilmu tersebut.
Komputasi modern adalah sebuah konsep sistem yang menerima intruksi-intruksi dan menyimpannya dalam sebuah memory, memory disini bisa juga dari memory komputer. Oleh karena itu kebanyakan dari kita melakukan komputasi menggunakan komputer maka bisa dibilang komputer merupakan sebuah komputasi modern.

Salah satu tokoh yang sangat mempengaruhi perkembangan komputasi modern adalah John von Neumann (1903-1957), Beliau adalah ilmuan yang meletakkan dasar-dasar komputer modern. Von Neumann telah menjadi ilmuwan besar abad 21. Von Neumann memberikan berbagai sumbangsih dalam bidang matematika, teori kuantum, game theory, fisika nuklir, dan ilmu komputer yang di salurkan melalui karya-karyanya .

Von Neumann sangat tertarik pada hidrodinamika dan kesulitan penyelesaian persamaan diferensial parsial nonlinier yang digunakan, Von Neumann kemudian beralih dalam bidang komputasi. Von Neumann menjadi seorang konsultan pada pengembangan komputer ENIAC, dia merancang konsep arsitektur komputer yang masih dipakai sampai sekarang. Arsitektur Von Nuemann adalah seperangkat komputer dengan program yang tersimpan (program dan data disimpan pada memori) dengan pengendali pusat, I/O, dan memori.

Dalam kerjanya komputasi modern menghitung dan mencari solusi dari masalah yang ada, dan perhitungan yang dilakukan itu meliputi:
1. Akurasi (big, Floating point)
2. Kecepatan (dalam satuan Hz)
3. Problem Volume Besar (Down Sizzing atau pararel)
4. Modeling (NN & GA)
5. Kompleksitas (Menggunakan Teori big O)

Sumber:
http://bellaswan.it-kosongsatu.com/?p=31

Jumat, 09 Desember 2011

Penajaman Citra (Sharpening) Menggunakan MATLAB

0 komentar
1. MATLAB

MATLAB adalah sebuah bahasa dengan (high-performance) kinerja tinggi untuk komputasi masalah teknik. Matlab mengintegrasikan komputasi, visualisasi, dan pemrograman dalam suatu model yang sangat mudah untuk pakai dimana masalah-masalah dan penyelesaiannya diekspresikan dalam notasi matematika yang familiar. Penggunaan Matlab meliputi bidang–bidang:
• Matematika dan Komputasi
• Pembentukan Algorithm
• Akusisi Data
• Pemodelan, simulasi, dan pembuatan prototipe
• Analisa data, explorasi, dan visualisasi
• Grafik Keilmuan dan bidang Rekayasa
MATLAB merupakan suatu sistem interaktif yang memiliki elemen data dalam suatu array sehingga tidak lagi kita dipusingkan dengan masalah dimensi. Hal ini memungkinkan kita untuk memecahkan banyak masalah teknis yang terkait dengan komputasi, kususnya yang berhubungan dengan matrix dan formulasi vektor, yang mana masalah tersebut merupakan momok apabila kita harus menyelesaikannya dengan menggunakan bahasa level rendah seperti Pascall, C dan Basic.

2. Penajaman Citra (Sharpening Image)

Operasi penajaman citra bertujuan memperjelas tepi pada objek di dalam citra. Penajaman citra merupakan kebalikan dan operasi pelembutan citra, karena operasi ini menghilangkan bagian citra yang lembut.
Operasi penajaman dilakukan dengan melewatkan citra pada penapis lolos-tinggi (highpass filter). Penapis lolos-tinggi akan meloloskan (atau memperkuat) komponen yang berfrekuensi tinggi (misalnya tepi atau pinggiran objek) dan akan menurunkan komponen berfrekuensi rendah. Akibatnya, pinggiran objek telihat lebih tajam dibandingkan sekitarnya.
Selain untuk mempertajam gambar, penapis lolos-tinggi juga digunakan untuk mendeteksi keberadaan tepi (edge detection). Dalam hal ini, pixel-pixel tepi ditampilkan lebih terang (highlight) sedangkan pixel-pixel bukan tepi dibuat gelap (hitam).

Aturan penapis lolos-tinggi :
1. koefisien penapis boleh positif, negatif, atau nol
2. jumlah semua koefisien adalah 0 atau 1

Jika jumlah koefisien = 0, maka komponen berfrekuensi rendah akan turun nilainya, sedangkan jika jumlah koefisien, sama dengan 1, maka komponen berfrekuensi rendah akan tetap sama dengan nilai semula.

3. Langkah-Langkah Pembuatan Citra

1. Buka aplikasi MATLAB















2. Masukan gambar yang ingin anda gunakan, dengan menyeleksi lalu Finish.















3. Klik kanan pada workspace, lalu pilih images(nama_gambar) yang akan tampil sebagai berikut :

















4. Ketika source code pada Command Window :
sharpFilter = fspecial('unsharp');
subplot(2,2,1), image(Hahahaha), title('Gambar Awal');
sharp = imfilter(Hahahaha, sharpFilter, 'replicate');
subplot(2,2,2), image(sharp), title('Penajaman Citra 1');
sharpMore = imfilter(sharp, sharpFilter, 'replicate');
subplot(2,2,3), image(sharpMore), title('Penajaman Citra 2');

5. Outputnya :


















Nama Mahasiswa Kelompok :
1. Ariezal Bella (50408155)
2. Muhammad Rizka Januar (50408592)

Download:
http://www.mediafire.com/?f00p0xg8gb6i080

Minggu, 04 Desember 2011

Sistem Warna (Part I)

0 komentar
Warna adalah elemen terpenting dalam desain grafis. Warna menjadi indikator pembeda antara satu objek dengan yang lain.
Dari sudut pandang ilmu fisika, warna dihasilkan dari representasi sinar putih yang dihasilkan oleh matahari atau bola lampu pada spektrum prisma.

Di dunia komputer ada banyak sistem warna, antara lain RGB (Red-Green-Blue), CMYK (Cyan-Magenta-Yellow- Black), LAB Color (lightness A (Green-red axis) B (blueyellow axis)), HLS (Hue- Lightness-Saturation). Banyaknya sistem warna karena ada perbedaan dalam aplikasi saat cetak.

Berdasarkan fungsinya, aplikasi warna di layar komputer dibedakan menjadi dua, yaitu :
1. warna additive
Warna additive digunakan untuk desain tampilan di layar monitor, tidak untuk kebutuhan cetak. Di antara sistem warna additive adalah RGB, LAB Color dan HLS. Desain yang menggunakan model warna additive, misalnya game, wallpaper, web dan video.

2. warna subtractive.
Warna ini merupakan perpaduan beberapa warna primer. Warna subtractive digunakan untuk kebutuhan cetak. Sistem warna yang digunakan adalah CMYK. Sistem warna ini berasal dari tiga warna primer dan perpaduan ketiganya menghasilkan warna hitam.

Sumber:
atit.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/.../02+Teori+Warna.ppt

Minggu, 27 November 2011

Augmented Reality

0 komentar
Augmented Reality adalah teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi dan ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam waktu nyata. Tidak seperti realitas maya yang sepenuhnya menggantikan kenyataan, realitas tertambah sekedar menambahkan atau melengkapi kenyataan.

Benda-benda maya menampilkan informasi yang tidak dapat diterima oleh pengguna dengan inderanya sendiri. Hal ini membuat realitas tertambah sesuai sebagai alat untuk membantu persepsi dan interaksi penggunanya dengan dunia nyata. Informasi yang ditampilkan oleh benda maya membantu pengguna melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam dunia nyata.

Dalam kurun waktu 1 tahun terakhir ini, telah banyak integrasi Realitas Tertambah yang dimanfaatkan pada telepon genggam. Saat ini ada 3 sistem operasi telepon genggam besar yang secara langsung memberikan dukungan terhadap teknologi Realitas Tertambah melalui interface masing-masing. Untuk dapat menggunakan sebagai sumber aliran data visual, maka sitem operasi tersebut mesti mendukung penggunaan kamera dalam modus pratayang.

Realitas Tertambah adalah sebuah presentasi dasar dari aplikasi-aplikasi navigasi. Dengan menggunakan GPS maka aplikasi pada pada telepon genggam dapat mengetahui keberadaan penggunanya pada setiap waktu.

Berbagai macam aplikasi telah menggunakan teknologi Realitas Tertambah dikawinkan dengan lokasi sebagai presentasi untuk menampilkan titik-titik di sekitar dengan radius tertentu. Hal ini memungkinkan pengembang aplikasi untuk membuat fitur pemberian arah (dalam bahasa inggrisnya disebut turn-by-turn) lalu menampilkan dan atau menyuarakan kepada penggunanya untuk membelokkan arah.

Khusus untuk sistem operasi iPhone dan Android, ada 2 pemain besar (Layar dan Wikitude) di dunia Realitas Tertambah yang telah membuka antarmuka pemrograman aplikasi mereka untuk dapat dipergunakan secara gratis dengan syarat dan prasyarat tertentu.


Sumber:

http://id.wikipedia.org/wiki/Realitas_tertambah

http://indo-android.blogspot.com


Minggu, 20 November 2011

Analisis Leksikal

0 komentar

Analisis leksikal adalah sebuah proses yang mendahului parsing sebuah rangkaian karakter. Ia menerima masukan serangkaian karakter (seperti dalam dokumen plain-text atau source code) dan menghasilkan deretan simbol yang masing-masing dinamakan token; proses parsing akan lebih mudah dilakukan bila inputnya sudah berupa token.

Analisis leksikal terdiri dari dua tahap. Tahap pertama adalah pemindaian (scanning); scanner biasanya dibuat berdasarkan prinsip Finite State Machine ("mesin dengan jumlah keadaan terbatas"). Pada tahap ini, scanner akan membaca input karakter-ke-karakter, mengubah keadaannya sendiri berdasarkan karakter yang tengah dibaca. Setiap kondisi final (input dianggap valid) akan dicatat, bersama dengan lokasi input. Pada akhirnya scanner akan menemui keadaan penolakan, yang tidak akan berubah dengan input karakter apapun. Deteksi rekursi semacam ini akan mengakhiri proses pemindaian dan memindahkan keadaan scanner ke keadaan final terakhir, dan karenanya menyimpan informasi jenis dan besar lexeme valid yang terpanjang di dalam input.

Adapun peranannya :

  • membaca karakter input dan menghasilkan output
    berupa token.Token akan akan dipakai oleh pengurai
    parser sebagai input untuk analisa sintak
  • membuang komentar, spasi,tab, newline dan karakter
    lain yang ‘tak berguna’,
  • menghubungkan pesan kesalahan kompilator dengan
    program sumbernya. Contoh : baris dari program
Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Analisis_leksikal
telaga.cs.ui.ac.id/~heru/.../k02%20-%20Analisis%20Leksikal.ppt

Minggu, 06 November 2011

Server-Side Scripting

1 komentar
Server-side scripting merupakan web server teknologi di mana permintaan pengguna terpenuhi dengan menjalankan script langsung pada server web untuk menghasilkan halaman web dinamis. Hal ini biasanya digunakan untuk menyediakan situs web interaktif yang interface untuk database atau data lainnya di toko. Ini berbeda dengan client-side scripting dimana script dijalankan oleh web browser, biasanya dalam JavaScript. Keuntungan utama untuk server-side scripting adalah kemampuan untuk menyesuaikan sangat respon berdasarkan kebutuhan pengguna, hak akses, atau query ke dalam menyimpan data.

Ketika server melayani data yang digunakan secara umum, misalnya sesuai dengan HTTP atau FTP protokol , pengguna mungkin memiliki pilihan mereka sejumlah program klien (web browser paling modern dapat meminta dan menerima data menggunakan baik dari orang protokol). Dalam kasus aplikasi khusus lebih, programer dapat menulis server mereka sendiri, klien, dan protokol komunikasi, yang hanya dapat digunakan dengan satu sama lain.

Program yang dijalankan pada komputer lokal pengguna tanpa pernah mengirim atau menerima data melalui jaringan klien tidak dianggap, sehingga operasi program tersebut tidak akan dianggap operasi client-side.

Pada hari-hari sebelumnya dari web, server-side scripting hampir seluruhnya dilakukan dengan menggunakan kombinasi dari C program, Perl script dan skrip shell menggunakan Common Gateway Interface (CGI). Mereka skrip dieksekusi oleh sistem operasi , mnemonic coding dan hasilnya hanya dilayani kembali oleh server web. Saat ini, ini dan lain on line scripting bahasa-seperti ASP dan PHP sering dapat dieksekusi langsung oleh server web itu sendiri atau oleh modul ekstensi (misalnya mod_perl atau php mod ) ke web server. Salah satu bentuk scripting (yaitu, CGI atau eksekusi langsung) dapat digunakan untuk membangun situs multi-halaman kompleks, tetapi langsung eksekusi biasanya menghasilkan overhead yang lebih rendah karena kurangnya panggilan ke interpreter eksternal.

Kesimpulannya, Server-Side Scripting adalah scrip yang dieksekusi pada web server. Biasa digunakan untuk website dinamis yang menggunakan databaseatau media penyimpanan data lainnya.

Website yang dinamis juga kadang-kadang didukung oleh server aplikasi custom web, misalnya Python “Base HTTP Server” perpustakaan, meskipun beberapa mungkin tidak menganggap ini sebagai server-side scripting.

Salah satu bahasa server side scripting yang paling populer adalah bahasa PHP. Dan akan saya ulas pada posting selanjutnya.


Sumber :

http://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:HEmZ5Aeh_LkJ:www.candrautama.com/web/sites/default/files/Pertemuan_3_-_Pengenalan_Server_Side_Scripting.pdf

http://en.wikipedia.org/wiki/Server-side_scripting